Yogyakarta – SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Sekolah Penggerak dan Pendidikan Inklusif (SPPI) yang berlangsung dengan lancar dan penuh antusias pada hari Selasa, 17 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 49 peserta yang terdiri dari bapak ibu guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, serta beberapa orang tua yang turut diundang dalam rangka mendukung penguatan kolaborasi antara sekolah dan keluarga.


Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Ibu Dr. Sukinah, M.Pd, yang membawakan materi seputar implementasi SPPI dan pentingnya pendidikan inklusif di lingkungan sekolah. Materi disampaikan dengan inspiratif dan mampu membuka wawasan para peserta tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan menyeluruh bagi semua peserta didik.
Sambutan pembuka disampaikan oleh Kepala Sekolah, Ibu Naning Hidayati, S.Pd., M.Pd., yang menekankan urgensi dan arah pengembangan sekolah melalui program SPPI. Beliau juga menegaskan bahwa kolaborasi antar pihak sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pendidikan karakter dan akademik siswa.
Turut hadir Bapak Mustajab selaku perwakilan dari UPT ULD (Unit Layanan Disabilitas), yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SPPI serta mendorong sekolah-sekolah agar lebih inklusif terhadap peserta didik dengan kebutuhan khusus.
Sesi berikutnya diisi oleh Bapak Andar, yang membawakan warna yang berbeda dalam workshop karena beliau memberikan game yang didalamnya mempunyai banyak makna didalamnya.

Selain sesi materi, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan siswa, yaitu Tristan dari kelas 8I yang melantunkan hafalan surat An-Nazi’at dengan fasih dan penuh penghayatan, serta Bravias dari kelas 8G yang membawakan lagu “Selalu Ada di Nadimu”, yang menambah semarak dan nuansa kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Tidak ketinggalan, kehadiran Bapak Sumaryanto selaku Ketua Komite Sekolah beserta jajaran turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini. Mereka menyatakan dukungan terhadap setiap upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun karakter.
Workshop ini menjadi momentum penting bagi SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta untuk terus bergerak maju sebagai sekolah yang adaptif, inklusif, dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.

