Simulasi Siaga Bencana Gempa Bumi Di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmad dan hidayah-Nya semata kegiatan Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Tahun 2022 dalam rangka melaksanakan Program Kegiatan Penguatan Kelembagaan Bidang Pengurangan Risiko Bencana yang difasilitasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Yogyakarta.
Kegiatan sudah dilaksanakan dalam 3 hari yaitu pada Hari Rabu, 12, 19 Oktober 2022 dan Simulasi dilaksanakan pada Hari Jum’at, 28 Oktober 2022. Pengurangan risiko bencana dan penanggulangan bencana menjadi isu strategis lokal, regional, nasional dan bahkan menjadi internasional, mulai dari ancaman bencana geologi, meteohidrologi dan demograpi serta timbulnya berbagai bencana yang melanda Indonesia pada umumnya dan Kota Yogyakarta pada khususnya.
Dengan adanya Program Kegiatan Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Tahun 2022 diharapkan semua pemangku kepentingan bisa membangun budaya siaga, budaya aman dan budaya pengurangan risiko bencana, mampu menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan kebencanaan melalui jalur pendidikan sekolah dan mengembangkan program sekolah madrasah aman bencana.

Tujuan kegiatan Fasilitasi Satuan Pendidikan Aman Bencana ini adalah sebagai berikut:

  1. Membangun budaya siaga, budaya aman dan budaya pengurangan risiko bencana di sekolah, serta membangun ketahanan dalam menghadapi bencana oleh warga sekolah secara terencana, terpadu dan terkoordinasi dengan pemanfaatan sumber daya yang tersedia dalam rangka memberikan perlindungan kepada siswa, guru dan masyarakat sekolah dari ancaman dan dampak bencana;
  2. Menyebarluaskan dan mengembangkan pengetahuan kebencanaan ke masyarakat luas melalui jalur pendidikan sekolah;
  3. Memberikan rekomendasi kepada pihak terkait tentang kondisi struktur bangunan sekolah;
  4. Mengembangkan program satuan pendidikan aman dari bencana.
  1. C. Manfaat
    Manfaat kegiatan Fasilitasi Satuan Pendidikan Aman Bencana ini adalah sebagai berikut:
  2. Mengurangi gangguan terhadap kegiatan pendidikan, sehingga memberikan jaminan kesehatan, keselamatan, kelayakan termasuk bagi anak berkebutuhan khusus, kenyamanan dan keamanan di sekolah dan madrasah setiap saat;
  3. Tempat belajar yang lebih aman memungkinkan identifikasi dan dukungan terhadap bantuan kemanusiaan lainnya untuk anak dalam situasi darurat sampai pemulihan pasca bencana;
  4. Dapat dijadikan pusat kegiatan masyarakat dan merupakan sarana sosial yang sangat penting dalam memerangi kemiskinan, buta huruf dan gangguan kesehatan;
  5. Dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam mengkoordinasi tanggap dan pemulihan setelah terjadi bencana;
  6. Dapat menjadi rumah darurat untuk melindungi bukan saja populasi sekolah tapi juga komunitas dimana sekolah itu berada.

Manfaat
Manfaat kegiatan Fasilitasi Satuan Pendidikan Aman Bencana ini adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi gangguan terhadap kegiatan pendidikan, sehingga memberikan jaminan kesehatan, keselamatan, kelayakan termasuk bagi anak berkebutuhan khusus, kenyamanan dan keamanan di sekolah dan madrasah setiap saat;
  2. Tempat belajar yang lebih aman memungkinkan identifikasi dan dukungan terhadap bantuan kemanusiaan lainnya untuk anak dalam situasi darurat sampai pemulihan pasca bencana;
  3. Dapat dijadikan pusat kegiatan masyarakat dan merupakan sarana sosial yang sangat penting dalam memerangi kemiskinan, buta huruf dan gangguan kesehatan;
  4. Dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam mengkoordinasi tanggap dan pemulihan setelah terjadi bencana;
  5. Dapat menjadi rumah darurat untuk melindungi bukan saja populasi sekolah tapi juga komunitas dimana sekolah itu berada.

Adapun Manfaat kegiatan Fasilitasi Satuan Pendidikan Aman Bencana ini adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi gangguan terhadap kegiatan pendidikan, sehingga memberikan jaminan kesehatan, keselamatan, kelayakan termasuk bagi anak berkebutuhan khusus, kenyamanan dan keamanan di sekolah dan madrasah setiap saat;
  2. Tempat belajar yang lebih aman memungkinkan identifikasi dan dukungan terhadap bantuan kemanusiaan lainnya untuk anak dalam situasi darurat sampai pemulihan pasca bencana;
  3. Dapat dijadikan pusat kegiatan masyarakat dan merupakan sarana sosial yang sangat penting dalam memerangi kemiskinan, buta huruf dan gangguan kesehatan;
  4. Dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam mengkoordinasi tanggap dan pemulihan setelah terjadi bencana;
  5. Dapat menjadi rumah darurat untuk melindungi bukan saja populasi sekolah tapi juga komunitas dimana sekolah itu berada.
Views: 1
Translate »