Yogyakarta – Kabar gembira datang dari ajang Olimpiade Penelitian Siswa Yogyakarta (OPSY) Jenjang SMP/MTs Tahun 2026. Dua siswa berbakat dari SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang trofi Juara 3 pada Bidang Terapan.
Acara penyerahan hadiah secara resmi telah dilangsungkan pada tanggal 10 Agustus 2026, bertempat di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta.
Prestasi membanggakan ini dipersembahkan oleh tim peneliti muda yang keduanya merupakan siswa kelas 9H Saintek, yaitu:
- Dionisian Viva Manuskripta
- Arcelion Eynar Diandro
Inovasi Teknologi Tepat Guna: “Si Temala”
Dalam kompetisi bergengsi yang tahap pameran dan penjuriannya digelar pada 14-15 Juli 2026 di Taman Pintar Yogyakarta tersebut, Dionisian dan Arcelion sukses memukau dewan juri melalui karya inovatif mereka yang berjudul:
“Si Temala: Sistem Deteksi Cerdas Berbasis IoT untuk Identifikasi Makanan yang Sudah Tidak Layak Konsumsi pada Program Makan Bergizi Gratis menggunakan Sensor MQ-135 dan MQ-137”
Karya ini mendapat apresiasi yang tinggi karena dinilai sangat relevan dengan isu kesehatan dan pemenuhan gizi saat ini. Dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) serta integrasi sensor gas MQ-135 dan MQ-137, inovasi “Si Temala” dirancang secara khusus untuk mendeteksi pembusukan dan kelayakan makanan. Alat ini diharapkan dapat menjadi solusi aplikatif untuk menjamin keamanan konsumsi, khususnya dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis.

Keberhasilan di ajang OPSY 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa siswa-siswi SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta memiliki potensi riset, kepedulian sosial, dan kemampuan inovasi teknologi yang luar biasa.
Selamat kepada Ananda Dionisian Viva Manuskripta dan Arcelion Eynar Diandro atas dedikasi dan kerja kerasnya. Semoga capaian luar biasa ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, meneliti, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas!

